Teori Potong Rambut
Kemaren sore, saya potong rambut. Entah ada hasrat kuat darimana asalnya, saya benar-benar kepingin potong rambut, menghabiskan rambut panjang saya menjadi pendek. New style lah istilah kerennya. Akhirnya, sayapun berada di bangku salon, kemudian saya memandang mata saya lekat-lekat dari kaca di depan saya. Kemudian saya yakin, rambut saya harus pendek. Setelah 4 tahun punya rambut panjang, baru hari itu saya yakin dengan rambut pendek. Kemudian saya tiba-tiba ingat. Bulan Maret yang lalu, tepatnya tanggal 17, waktu ada undangan dinner ulangtahun teman di GI, ketika menunggu jemputan mau pulang, saya dan beberapa teman wanita berbincang tentang sebuah teori yang dibuat sendiri oleh teman saya. Namanya teori POTONG RAMBUT. Kita berempat percaya bahwa ketika kita pacaran, lalu putus, cara paling tepat untuk segera move on adalah potong rambut. Saya juga nggak ngerti dia dapat ide buat teori itu dari mana. Tapi tadi, saya iseng search di omgugel tentang efek potong rambut sesudah patah hati, dan ternyata teori itu ada dasarnya. http://uniqpost.com/39817/patah-hati-make-over-penampilan-saja/ saya nggak sengaja buka link itu, dan saya langsung tahu teman saya benar. Banyak orang patah hati memotong rambutnya, bukan karena tanpa sebab. Menurut saya, mereka terpacu untuk menjadi fokus pada dirinya sendiri, untuk merawat dan mempercantik dirinya. Mereka mau ubah penampilan, terkadang untuk mengubur kenangannya, dan menjadi dirinya yang baru. Saya rasa itu tidak salah dan menyenangkan. Secara magis, entah bagaimana saya merasakan sendiri efeknya. Saat dipotong rambutnya, saya terdorong untuk terus meminta hair stylist untuk memendekkan lagi rambut saya, seekstrim mungkin yang bisa dilakukan. Tapi untungnya tidak jadi. Karena saya rasa itu cuma emosi sesaat saja. hehehe... Saya ingin menjadi berbeda, pribadi berbeda dari yang mantan saya kenal. Saya rasakan sekarang itu wajar. Saat orang patah hati, dia ingin luka hatinya disembuhkan, dan berbagai cara akan dilakukan untuk membuat dirinya menjadi lebih nyaman dan percaya diri, dan potong rambut adalah salah satu simbolis ada beban terangkat dari orang itu. Dan saya percaya. Tapi sekali lagi saya mau terimakasih buat Johana, Nana, yang mengenalkan saya sama teori itu, yang akhirnya membuat saya bahagiaa :) This is the new me babyyyy :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar