Terlalu lama ada jeda di antara kita. Sampai kini,jeda itu terabaikan, tidak lagi terasa sebagai ruang hampa. Pada akhirnya,aku,kamu,terbiasa dengan jeda di antara kita..
Translate
Minggu, 30 Maret 2014
Rabu, 19 Maret 2014
19032014
Yahh...waktu kusadar, kita sudah hampir kehabisan bahan bicara. Aku membuang waktu percuma, ya? Ah...yah tinggal kusiapkan diriku saat aku tidak lagi mendengar kabarmu. Hmm.. Tapi kalau dipikir, sepertinya getar ini... Hanya aku yang rasa, ya?
Ah sudahlah. Toh memang sebentar lagi kau harus sudah siap terbang tinggi. :')
Mimpi
Katanya, mimpi itu sebetulnya mekanisme otak untuk memotong memori-memori yang dianggap tidak penting.. Lalu, kalau kamu pernah hadir di mimpiku, berarti kamu salah satu yang tidak penting itu?
Rabu, 12 Maret 2014
...
Lalu hari ini aku bertemu lagi denganmu. Wajah yang selalu menumbuhkan senyum terkulum di sudut bibirku.
Lalu ketika mataku bertemu lagi dengan matamu, aku berontak dalam pikirku. Tiap sendi menegang, berusaha menekan ingin untuk menyentuh kulitmu, yang kutahu tak akan mungkin jariku sampai padamu.
Lalu kau menyapaku, dan darah mengalir deras dalam tubuhku, jantungku berdebar kencang dan kutahu merah pipiku.
Lalu kau berpaling dan perlahan pergi. Hanya menyisakan anggukan kepala dan lambaian singkat, menandakan bahwa kau akan pergi. Aih, seandainya kau tahu, seketika aku terhenyak. Seakan habis energiku. Aku terdiam, memandang punggungmu hingga kau menjauh..
(Meski besar inginku untuk berpaling darimu, kau selalu hadir tiapkali aku mulai berhasil melupakanmu..)