Sekitar sebulan lalu, waktu pulang gereja hari Sabtu, Ibu tiba-tiba nunjuk seorang cowok berkemeja kotak-kotak hitam putih yang duduk di atas motor di halaman gereja. Ibu bilang, "Tuh Vin, ganteng. Ibu kasih kamu tantangan. Berani gak kamu kenalan sama cowok itu?" Tantangan itu bikin gw jadi merhatiin cowok itu, yang sampai sekarang gw sebut dengan 'si kakak ganteng'. Demi apa aja, dia tampan. Wow, namanya ditantang kan, adrenalin langsung meningkat tuh. Entah kenapa, wajahnya jadi keinget terus. Akhirnya, udah dua minggu lewat, tantangan itu sudah terlupakan, bahkan wajah si kakak ganteng juga sudah nggak jadi fokus. Lalu, waktu lagi ada event anak muda Katolik di gereja jalan Malang, gw ketemu si kakak ganteng itu lagi. Tantangannya Ibu jadi keinget deh. Kenalan sama si kakak ganteng. Gw itu orangnya gampang kenalan. Gampang memulai percakapan, bisa dengan mudahnya menyapa, yang bahkan kata temen-temen gw, gw itu nggak punya malu. Tapi entah kenapa, di deket si kakak ganteng, gw speechless. Nggak bisa ngomong apa-apa. He's different. Dia punya sesuatu yang bikin gw nggak berani mendekat. Padahal, gw berdiri persis di sebelah dia. Padahal, kalo gw mau nih, kayaknya modus sedikit bisa bikin gw salaman sama si kakak ganteng. Tapi nggak tahu kenapa, gw cuma diam. Nggak bergerak. Selama dua hari kegiatan, gw lihat si kakak ganteng terus, dan gw menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Tapi emang dasarnya gw nggak tahu malu, setelah misa kaum muda yang dilaksanakan sebagai puncak event, gw berseliweran di dekat si kakak ganteng, dan sepertinya (ini gw aja kali yah yang geer) dia notice keberadaan gw! Yeayyyy.. buktinya, setiap kali gw nengok ke dia, dia juga melihat ke arah gw (oke ini jelas gwnya aja yang geer hehehe) Tapi mungkin sebenernya dia itu agak ilfil kali yah hahahaa.. oke bodo amat. Tapi sekali lagi, gw nggak berani mendekat. Namun sesudahnya, miracle happened. Ada anak sesama paroki si kakak ganteng teriak manggil si kakak ganteng dan gw akhirnya tahu namanya!!! Aaaakkkk...can you imagine how happy I was? ahahahaha...but in the end,the result still, gw nggak berhasil kenalan! Grr.. ada rasa penasaran sih. What's wrong with me? Akhirnya, event anak muda itu berlalu tanpa gw berhasil melakukan tantangan.
Seminggu kemudian, yang berarti itu adalah minggu lalu, ada misa tahbisan romo di Cibubur. Setelah misa, ada acara lagi di lapangan sekolahan deket gereja. Waktu gw dari parkiran mobil mau ke lapangan sekolah, gw menengok ke barisan orang yang mau masuk gerbang sekolah, dan mata gw langsung menangkap sosok manusia yang nggak asing. Si kakak ganteng! Demi apa! Dari sekian banyak manusia yang berjalan, mata gw menangkap sosok si kakak ganteng, dan persis waktu gw melihat sosoknya, dia juga melihat ke arah gw. Entah itu yang dilihat gw atau bukan, tapi gw bisa dengan bebas melihat wajahnya. Oh my.. you've just made my day dude :') dan setelah itu, selama acara makan, entah bagaimana caranya, gw bisa dengan mudah mencari sosok si kakak ganteng dalam kerumunan. Seakan ada radar, dan gw bisa melacak adanya si kakak ganteng. Serem yak? ahahaha ya terserah deh ah. Dengan bangganya, gw pamer ke Ibu kalau gw bisa melacak si kakak ganteng di sana. Ketemu si kakak ganteng bener-bener bikin seharian gw tersenyum. Aneh ya? Entah. Gw juga nggak ngerti bagaimana bisa sosok yang gw nggak kenal sama sekali, bisa bikin gw tersenyum sendiri. Seminggu berlalu, tapi tetep wajahnya nggak bisa hilang. Nggak tahu kenapa, gw jadi semangat pergi ke gereja tiap sore, apalagi kalau misa di gerejanya si kakak ganteng. Apalagi di misa-misa khusus seperti Jumat Pertama kemarin itu. Tapi sayang, kaum muda gereja itu lagi ada summer camp, yang alhasil, gw nggak menemukan adanya anak muda kemarin, yang berarti, tidak ada si kakak ganteng. Ngeliat gw kecewa, Ibu bilang lagi sama gw gini, "Think smart dong. Cari di fb." Wow. Brilian. Bahkan otak gw nggak sampai situ. Akhirnya, malam ini gw dengan semangat 45, menelusuri fb untuk mencari nama lengkap si kakak ganteng. Setelah dua jam pencarian, voila! Finally I found his facebook. Bahagia banget. I already knew his fullname. Thank God.
Okay. Dari postingan di atas, gw jadi berpikir. Bagaimana bisa sosok yang gw nggak kenal, bisa bikin gw tersenyum. Mungkinkah ini efek adrenalin, yang disebabkan oleh tantangan? Entah, gw nggak tahu. Sejujurnya, gw lebih suka begini. Membiarkan diri gw nggak kenal sama si kakak ganteng. Membiarkan sosoknya jadi hantu di pikiran gw. Membiarkan diri gw terpesona sama bayang-bayangnya dan menikmati senyumnya dari jauh. Membiarkan sosoknya jadi motivasi, dan dia tidak perlu tahu. Mengagumi si kakak ganteng, tanpa perlu menyelami hidupnya, itu sudah membuat gw bahagia. Lebih baik begini. Membiarkan gw berfantasi dengan liarnya tentang sosok si kakak ganteng, berimajinasi sendiri, tanpa tahu kebenaran tentang hidup si kakak ganteng yang takutnya, nanti malah bikin gw kecewa sendiri. At least, I still know his name already :) It's more than enough. Ada satu pesan ulangtahun dari Ibu yang bikin gw teringat lagi. "Semoga kamu menemukan pangeran berkuda putihmu ya Vin." Dan secara kebetulan, ada postingan status di fb nya si kakak ganteng yang menyebut-nyebut pangeran berkuda putih. Gw senyum-senyum sendiri. Mungkinkah ini pertanda? (maaf, mulai nggak jelas ahahaha) Enggak ding. But, if he's my prince with the white horse, I will never know. Intinya sih, tantangan Ibu nggak jadi terlaksana, atau mungkin bisa dikatakan belum terlaksana. Tapi kayaknya, gw lebih suka begini deh. Membiarkan otak gw berimajinasi, tanpa ada kontaminasi :)
Well, akhirnya, gw cuma mau bilang, selamat malam! :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar